Saturday, July 3, 2010

TEORI LENSA KACAMATA






TEORI LENSA KACAMATA


Kaca mata merupakan alat bantu penglihatan, yang terdiri dari frame dan lensa, yang di   gunakan sebagai :

     1)       Rehabilitasi kelainan tajam pada penglihatan,
     2)      Pelindung mata dari lingkungan yang membahayakan mata,
     3)      Pelindung mata dari sinar atau cahaya yang membahayakan mata, seperti sinar UV, A,B,C dan Infra Red yang berasal dari matahari dan computer.

Lensa kacamata yang baik mempunyai 3 unsur mendasar, yaitu :

1)      Hasil ketajaman penglihatan di butuhkan bahan, design, dan pelapisan lensa yang baik,
2)      Segi kosmetis, lensa terlihat tipis dan jernih,
3)      Kenyamanan pemakai, lensa ringan dan tidak ada distorsi.


Parameter optic, meliputi 4 hal, yang terdiri dari :

a)      Index bias.

Merupakan perbandingan antara kecepatan cahaya di ruang hampa dengan kecepatan cahaya pada media tertentu. Jika cahaya yang dating melalui 2 media yang berbeda index biasnya, akan terjadi pembiasan dan sebagian kecil akan di pantulkan. Makin besar perbedaan index bias antara kedua media maka makin besar sudut refleksinya dan persentasi cahaya yang di pantulkan. Index bias berbanding terbalik dengan tebal tengah lensa, jadi makin tinggi index bias suatu lensa maka makin tipis lensa tersebut dapat di buat.

b)      Daya dispersif (sifat bahan lensa yang membiaskan warna).

Bahan optic yang membiaskan warna ungu sampai merah dengan sudut-sudut yang banyak berbeda di sebut bahan yang mempunyai kekuatan dispersif besar (nilai abbe kecil). Akibat yang di hasilkan dari penguraian warna cahaya tersebut adanya aberasi warna yang berpengaruh terhadap ketajaman objek.

c)      Kejernihan.

Bahan lensa yang baik harus jernih dan tidak berwarna, seperti kristal atau air murni. Standar yang di pakai untuk menentukan kejernihan secara internasional adalah Haze Value. 
Haze adalah partikel – partikel kecil, bias kotoran, debu, gelembung udara, atau pigmen untuk menyerap cahaya ultra violet yang sengaja di campurkan di dalam bahan lensa. Partikel – partikel tersebut di anggap menghambat cahaya, jika tersebar dengan lebih besar dari 2.5 %. Sedangkan bahan yang baik memiliki haze value lebih eandah dari 1 %.

d)     Warna Lensa.

Sebagai patokan warna lensa yang baik atau tidak baik untuk penilaiannya di pakai standar internasional, yaitu (YI) Yellowness Index. Derajat kekuningan di dasarkan pada deviasi dari putihnya warna air ke arah kuning, dengan perhitungan panjang gelombang 570-580 nm (nanometer).



LENSA MENURUT MATERIAL

  1. Lensa Glass
Index bias lensa glass standar yang di pakai adalah Crown Glass (1.523)
           
  1. Lensa Plastik
Index bias lensa plastic standar yang di pakai adalah CR 39 (1.4)

  1. Keuntungan dan kerugian material plastic terhadap lensa glass.

1)      40% lebih ringan,
2)      Tidak mudah pecah, sehingga aman di pakai,
3)      Dapat di beri warna,
4)      Tidak mudah berembun,
5)      Tersedia diameter lebih besar,
6)      Tersedia lensa aspheric untuk power plus tinggi.
Namun
1)      Lebih mudah tergores,
2)      Dengan perbandingan index bias, maka lensa plastic masih lebih tebal di bandingkan dengan lensa glass untuk power yang sama.


 LENSA MENURUT BANYAKNYA FOKUS


Terdiri dari 3 bagian yaitu :

1)      Monofokus atau Single Vision Lens
2)      Lensa Bifokus lensa yang memiliki 2 fokus yaitu :
Dp = Distant portion
Rp = Reading portion

Contoh : Bentuk Flattop, Kryptok, Curve top, etc.

3)      Lensa Proggresive.
Lensa yang mempunyai banyak focus dan variasi daya sedemikian rupa tanpa batas, yang memungkinkan para presbyopia mampu melihat dengan jelas pada semua jarak baik jarak jauh, sedang, ataupun dekat.


Berdasarkan criteria di atas kaca mata itu sendiri menurut fungsinya berfungsi untuk mengkoreksi kelainan refraksi seperti :

1)      Myopia, Di koreksi dengan lensa spheres minus (-)
2)      Hypermetropia, Di koreksi dengan lensa spheres plus (+)
3)      Astigmatisme, Di koreksi dengan lensa spheres cylinder
4)      Perbyopia, Di koreksi dengan lensa plus addition
5)      Heterophoria, Di koreksi dengan lensa prisma, yang di sesuaikan dengan arah base. 

2 comments:

  1. saya berminat membeli kacamata dengan ukuran lensa plus 150 . saya baca daftar harga tertulis diatas gambar kacamata Marek Levis 06135 seharga Rp240.000,- apa itu sudah termasuk lensanya atau hanya harga framenya saja . mohon penjelasan

    ReplyDelete